Pengetahuan Dasar

ANIMASI FLASH 8 | SHAPE TWEENING

ANIMASI KELOPAK MATA DENGAN SHAPE TWEENING

Dibandingkan dengan teknik animasi frame-by-frame, menggerakkan kelopak mata dengan teknik shape tweening pada Animasi Flash dapat lebih memperhalus pergerakan dan membuat perubahan gerakan secara kontinyu.

Contoh video Animasi Flash 8 yang di buat pada Animasi Macromedia Flash 8 di bawah ini memperagakan bagaimana beberapa ekspresi kelopak mata dapat dibuat dengan mudah menggunakan fasilitas shape tween.

Diawali dengan pembuatan shape secara langsung menjadi kelopak mata menggunakan tool oval (O), bentuk kelopak mata kemudian diubah ke beberapa movie clip  yang akan merepresentasikan suatu ekspresi yang berbeda-beda, apakah ekspresi dari rangkaian pergerakan kelopak mata saat berkedip, saat heran, saat menagis, saat tertawa dan sebagainya.

Suatu perubahan ke movie clip yang secara otomatis akan tersimpan pada library memberikan keuntungan tersendiri yang akan mengeliminasi pengerjaan berulang untuk menampilkan beberapa kali ekspresi yang sama di dalam suatu peragaan Animasi Flash 8.  Hanya tinggal menyeret movie clip dari suatu ekspresi tertentu yang telah dibentuk pada library ke suatu posisi yang diinginkan pada bidang peragaan (stage).

Tentu saja rancangan awal terhadap suatu ekspresi yang diinginkan harus dilakukan.  Dalam hal ini,  rancangan pergerakan pada layer-layer di dalam scene khusus dari movie clip itu sendiri harus di buat.  Scene ini terpisah dari scene utama.  Saat masuk ke scene dari movie clip yang bersangkutan melalui double-click, bentuk kelopak mata kembali berubah menjadi shape.  Seperti halnya pada scene utama, shape tweening pada scene movie clip membutuhkan dua bentuk berbeda, awal dan akhir, ditempatkan pada dua keyframe berbeda yang terpisah dengan jarak sejumlah frame sesuai dengan kecepatan perubahan yang diinginkan pada peragaan Animasi Flash dari ekspresi yang bersangkutan.  Selanjutnya. Shape tweening diterapkan pada frame-frame di antara kedua keyframe tersebut.  Video Animasi Flash 8 di atas menggambarkan secara jelas proses pembentukan shape tweening di dalam scene dari suatu movie clip yang mewakili suatu ekspresi tertentu.

Untuk mengubah bentuk dari kelopak mata dari bentuk awal ke bentuk akhir, tool selection (V) atau tool subselection (A) dapat digunakan.  Cukup sederhana dan tidak membutuhkan sejumlah gambar seperti pada teknik animasi flash frame-by-frame.

Setelah movie clip untuk semua ekspresi yang diinginkan telah terbentuk, kembali ke scene utama untuk memulai rangkaian peragaan Animasi Flash terkait dengan berbagai ekspresi kelopak mata yang sebelumnya telah dibuat dan telah tersimpan secara otomatis pada library dalam bentuk movie clip.  Suatu movie clip yang akan menempati suatu keyframe tertentu diseret ke posisi yang sesuai pada bidang peragaan (stage).  Hal utama yang perlu diingat adalah jumlah frame yang digunakan oleh suatu ekpresi tertentu saat pembentukannya.  Jika untuk kelopak mata berkedip, misalnya, menggunakan 10 frame saat pembentukannya, maka penyediaan 20 frame pada scene utama menyebakan kelopak mata berkedip sebanyak 2 kali.  Setelah menyelesaikan 10 frame yang pertama, proses perulangan terjadi untuk merampungkan 10 frame tersisa berikutnya.  Demikian juga, Penyediaan 100 frame menyebabkan Animasi Flash kedipan kelopak mata sebanyak 10 kali.

Tentang Blog ini